Minggu, 18 Desember 2011

Peranan Gajah Mada Dan Sumpah Palapa

Setelah Kertarajasa Jayawardhana wafat, ia digantikan oleh putranya Jayanegara. Pada masa pemerintahan raja ini sering terjadi pemberontakan-pemberontakan, seperti pemberontakan Ranggalawe, Sora, Nambi, dan kuti.
Diantara pemberontakan-pemberontakan itu, yang paling berbahaya adalah pemberontakan kuti. Tadinya kuti adalah seorang Dharmaputra, yaitu pejabat kerajaan yang bertugas mempertahankan kelangsungan mahkota. Saat memberontak, Kuti berhasil menduduki ibu kota kerajaan Majapahit. Karena keadaan sangat gawat, raja Jayanegara terpaksa menyingkir ke Desa Badander. Raja dikawal oleh 15 orang pasukan Bhayangkari yang dipimpin oleh seorang perwira bernama Gajahmada. kemudian dengan tangkas dan cerdas, Gajahmada menumpas pemberontakan kuti. Atas jasanya itu, Gajahmada di angkat menjadi patih kahuripan. Kemudian ia menjadi patih kediri. Nama Gajahmada semakin terkenal.
Pada tahun 1331, terjadilah pemberontakan Sadeng. Waktu itu yang menjadi raja majapahit ialah Ratu tribuwana. perana mentrinya bernama Arya Tadah. karena Arya Tadah sedang sakit, maka Gajahmada diangkat sebagai pejabat perdana mentri Majapahit. Ia ditugaskan memimpin pasukan Majapahit untuk memberantas pemberontakan Sadeng. Gajahmada berhasil menumpas  pemberontakan itu.
Sebagai penghargaan atas jasanya, gajahmada diangkat menjadi perdana menteri majapahit menggantikan Aryatadah. Pada saat pelantikan, Gajah mada mengucapkan sumpah yang terkenal. Sumpah palapa! Isi sumpah palapa ialah cita-cita Gajahmada mempersatukan nusantara di bawah naungan majapahit.
Supaya cita-citanya terwujud, Gajahmada membangun angkatan laut yang kuat. Armada diangkatan laut itu dipimpin oleh laksamana Nala (Mpu Nala). Dengan Armada angkatan lautnya Majapahit berhasil menaklukkan Dompo pada tahun 1340 dan B ali pada tahun 1343. Raja Bali bernama Badahulu tewas dalam pertempuran itu.
Gajahmada adalah seorang prajurit yang gagah berani, cerdas dan tangkas. Atas jasa dan kesetiaannya, Gajahmada berhasil menduduki jabatan tinggi dalam kerajaan Majapahit. Pada tahun 1364, Gajahmada wafat. Kerajaan Majapahit kehilangan tokoh besar yang sulit dicari gantinya.
thumbnail
Judul: Peranan Gajah Mada Dan Sumpah Palapa
Rating: 100% based on 99998 ratings. 7 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Pendidikan :

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2013. Kumpulan kata cinta Lengkap |
Template Seo Elite oleh Bamz